Annual report keren dari wordpress, (2014 in review)

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Format yang disuguhkan wordpress di annual report bloggernya keren, setidaknya google belum buatkan annual report untuk para bloggernya. Ayo dong mbah google, kami para bloger juga menunggu penyuguhan annual report seperti ini untuk blog-blog kami. Saya yakin google pasti lebih kreatif untuk hal-hal seperti ini.

Berikut ini kutipannya:

Satu kereta gantung di San Francisco mengangkut 60 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 3.000 kali di 2014. Jika itu adalah kereta gantung, dibutuhkan sekitar 50 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Fungsi PHP untuk mengganti nilai tanggal dan hari

Terkadang hari dan tanggal yang kita input melalui form auto tanggal “date()” berupa angka atau berbahasa inggris. kita membutuhkan fungsi untuk merubahnya menjadi bulan atau hari dalam bahasa Indonesia. beriku fungsi yang dapat di gunakan.


function bulan($swbulan) {
if($swbulan == "01") {
$swbulan = "Januari";
}
if($swbulan == "02") {
$swbulan = "Februari";
}
if($swbulan == "03") {
$swbulan = "Maret";
}
if($swbulan == "04") {
$swbulan = "April";
}
if($swbulan == "05") {
$swbulan = "Mei";
}
if($swbulan == "06") {
$swbulan = "Juni";
}
if($swbulan == "07") {
$swbulan = "Juli";
}
if($swbulan == "08") {
$swbulan = "Agustus";
}
if($swbulan == "09") {
$swbulan = "September";
}
if($swbulan == "10") {
$swbulan = "Oktober";
}
if($swbulan == "11") {
$swbulan = "November";
}
if($swbulan == "12") {
$swbulan = "Desember";
}
return $swbulan;
}
function hari($hari)
{
Switch ($hari){
case "Mon" : $hari="Senin";
Break;
case "Tue" : $hari="Selasa";
Break;
case "Wed" : $hari="Rabu";
Break;
case "Thu" : $hari="Kamis";
Break;
case "Fri" : $hari="Jumat";
Break;
case "Sat" : $hari="Sabtu";
Break;
case "Sun" : $hari="Minggu";
Break;
}
return $hari;
}

fungsi php untuk menampilkan lis atau row dari database

Setelah mengecek ada tidaknya sebuah nilai dalam database kita eksekusi perintahnya denga looping list dari database. untuk membuat lis dari sebuah tabel nampak dapat menggunakan fingsi looping do while atau foreach, untuk memudahkan agar agar tidak perlu menulis query berulang ulang silahkan gunakan fungsi ini.

konsepnya -> NamaFungsi(‘Nama Tabel’, ‘kolom keyword’, ‘keyword’)


<?php

function ListTable($namaTABEL, $rowTABEL, $KEY) {
$query_TableTarget = "SELECT * FROM $namaTABEL WHERE $rowTABEL = '$KEY'";
$TableTarget = mysql_query($query_TableTarget);
$row_TableTarget = mysql_fetch_assoc($TableTarget);
do {
$ListTabel[] = $row_TableTarget;
}while($row_TableTarget = mysql_fetch_assoc($TableTarget));
return $ListTabel;
}

?>

untuk script pemanggil fungsi silahkan gunakan script ini.

<?php

foreach(ListTable('kategori','parent',0) as $kategori) {

echo $kategori['nama'];

}

?>

Script PHP untuk mengecek data dari tabel database

tampilan html

Dari preview menu diatas akan tampil sub-menu bila terdapat sub menu di database. sedangkan bila tidak ada submenu di database maka tidak tampil submenu. Berikut script php untuk mengecek ada atau tidaknya sub menu di database.

<?Php

function CekAda($namaTABEL, $rowTABEL, $KEY) {
$query_CheckAda = "SELECT * FROM $namaTABEL WHERE $rowTABEL = '$KEY'";
$CheckAda = mysql_query($query_CheckAda);
while(mysql_num_rows($CheckAda) > 0) {
return true;
}
}

?>

pemanggilan fungsi adalah sebagai berikut

<?php if(CekAda('kategori','parent',$row_kategori_list['id']) == true) { ?>
//html yang bila terjadi
<?php } ?>

Beberapa Manfaat “Blak-blakan”


Blak-blakan menurut istilah maksudnya adalah buka-bukaan, Terbuka dalam dalam segi pembicaraan. Atau bisa juga di bilang terus terang.
Meski terdengar mudah di lakukan. Nyatanya semua orang bisa blak-blakan. Beberapa alasannya diantaranya adalah Privasi, jaga perasaan orang, atau menyembunyikan rahasia.

Melalui tulisan ini saya ingin menyampaikan bahwa sesungguhnya blak-blakan malah akan menimbulkan Manfaat positif. Saya teringat teguran teman saya waktu bertamu kejogja, obrolan kami menjadi panas karena diksi(pilihan kata) yang saya gunakan terlalu jelas, terang-terangan kepada satu masalah yang tidak ingin dia bahas. Dia memberikan saran kepada saya, untuk lebih pandai memilih kata, cukup membuat sindiran-sindiran saja. Agar lawan bicara lebih terjaga perasaannya.

Mungkin ini alasan saya mengapa saya lebih suka blak-blakan.

1. Orang tidak akan salah persepsi dengan pernyataan-pernyatan yang kita lontarkan. Meskipun akan terjadi kesalahan persepsi, itu hanya kecil resikonya. Karena saat orang yang tidak suka dengan pernyataan kita pasti akan langsung intrupsi pernyataan kita. Dan menanyai maksud yang kita utarakan. Saat intrupsi itulah, kita memiliki kesempatan untuk menjelaskan apa yang kita maksud, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Point ini lah yang perlu diperhatikan. Bila anda tidak ingin orang menebak-nebak tentang diri pribadi anda bicaralah blak-blakan. Oklah klo tebakan orang kepada diri anda positif. Tapi klo tebakan tentang diri anda negatif, anda siap menerimanya?

2. Saya percaya menyinggung bisa jadi lebih menyakitkan dari pada berbicara terus terang. Untuk point ini pendapat saya pribadi. Biasanya orang yang disinggung (apalagi untuk hal-hal negatif) akan lebih terasa menyakitkan dari pada berbicara langsung kepadanya.

3. Pernah dengar perkataan orang bijak yang bunyinya “lebih baik berkata sejujurnya meskipun sumbang dengar, dari pada berkata bohong tapi merdu didengar”. Karena sesungguhnya mendengar pernyataan yang sejujurnya dari orang lain, akan lebih menyakitkan. Menurt saya poin ini adalah alasan tepat untuk bicara blak-blakan.

Tapi terserah, semua orang punya prinsip berbeda. Ada baiknya klo kita bisa mengatur ritme, kapan harus blak-blakan, kapan kita cukup dengan sindiran. “Salam Backpacker”

Beberapa Yang Terlupa (Tentang “Rasa” Menurut Islam bag:2)

Akhirnya setelah beberapa lama “mandek” karena malas, sekarang lunas juga hutang tulisan saya kepada pembaca

Di posting sebelumnya saya bercerita tentang :
-bagaimana bila seorang wanita jatuh cinta? Wajarkah wanita itu menyatakan rasa itu terlebih dahulu kepada laki-laki. Baca lebih lengkap

Dan kali ini saya ingin menyampaikan pendapat saya tentang, bagaimana sebaiknya kita, bila kita melamar seseorang tetapi ditolak.

Tulisan ini juga terinspirasi dari buku Martin Lings (Abu Bakr Siraj Al-Dins) “Muhammad, Kisah hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik”.

Waktu itu Nabi berusia 20 tahun. Nabi sering sekali membawakan barang dagangan milik para pedangan yang tidak mampu berdagang sendiri. Karena Muhammad dapat dipercaya dan sering menghasilkan untung yang besar untuk para saudagar. Nama Muhammad menjadi terkenal diantara para saudagar-saudagar kaya waktu itu. Kesuksesan yang datang pada usia itu menjadikannya memperoleh penghasilan yang lebih baik, dan pernikahan menjadi suatu yang mungkin dilakukan.

Pada usia itu Muhammad sudah mengalami jatuh cinta, ya pada seorang wanita. Wanita yang beruntung itu Putri pamannya sendiri Abu Thalib, namanya Fakhitah, orang biasa mengenalnya dengan nama Ummi Hani’. Rasa cinta itu tumbuh diantara Muhammad dan Ummi Hani’. Muhammad memohon kepada pamannya agar diizinkan menikahi putrinya itu. Namun, Abu Thalib memiliki rencana lain. Hubayrah, putra saudara ibu dari Abu Thalib juga melamar Ummi Hani’. Kepada Hubayrahlah Abu Thalib menikahkan putrinya, Ummi Hani’. Dengan alasan mendekatkan kekerabatan yang hampir jauh, dan membalas budi baik dari Keluarga Hubayrah.

Jawaban itu sebenarnya tidak memuaskan. Namun Muhammad menerima pernyataan pamannya tersebut dengan sopan, dan lapang dada. Beliau mengintropeksi dirinya, Beliau sadar bahwa dirinya memang belum siap untuk menikah. Akhirnya ia mengubur dalam-dalam rasa cinta yang pernah ada itu, memendamnya diatas semua kesibukannya. Menyibukan diri, menyibukan diri dan menyibukan diri terus. Hingga Takdir cintanya datang. Takdir cinta yang dibawa Khadijah binti Khuwaylid. Seorang istri yang sangat setia mendamping Beliau, dalam susah, dalam senang, dalam setiap langkahnya berdakwah. Istri kaya yang siap mengorbankan semua hartanya di jalan Allah.

Dari cerita tentang Kisah Nabi Muhammad SAW diatas, saya pribadi mengambil beberapa kesimpulan yang dapat diambil hikmahnya bila kita melamar kemudian ditolak.

– Jatuh cinta adalah hak pribadi masing-masing. Alangkah baiknya bila kita sudah merasakan jatuh cinta untuk disegerakan menikah, agar tidak terjerumus pada dosa yang tak terlihat dan tidak kita sadari, dosa yang bersembunyi di balik nama Cinta.

– Bila kita belum siap untuk menikah, alangkah baiknya menyibukan diri. Agar tidak memikirkan orang yang tidak seharusnya kita pikirkan.

– Tetap berlaku sopan, lapang dada, dan ikhlas bila memang dia yang kita cintai bukanlah jodoh kita. Habiskan waktumu untuk hal, hal yang berguna, intropeksi dan memperbaiki diri.

– Point terakhir adalah percaya bahwa Tuhan akan menganti dengan yang lebih baik, bila kita bisa memperbaiki diri maka orang-orang yang baiklah yang akan mendekat kepada kita.

Tuhan sudah berjanji dalam firmanNya:
“Wanita-wanita yg keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan Laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yg keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).” An-Nur ayat 26.

Mungkin cerita diatas dapat menjadi cermin untuk kita. Sesungguhnya Muhammad SAW sudah lebih cukup untuk kita sebagai Uswatun Khasanah. Bukan artis-artis yang tampil di Televisi rumah kita.

Salam.